Sabtu, 17 April 2010

Etika Dalam Berprofesi di Dunia Teknologi Informasi

Definisi “Etika” yaitu Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia atau bias bias disebut juga cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak. Tindakan manusia ini ditentukan oleh bermacam-macam norma. Norma ini masih dibagi menjadi 4 yaitu norma hukum berasal dari hukum dan perundang-undangan, norma moral berasal dari suara batin, norma agama berasal dari agama sedangkan norma sopan santun berasal dari kehidupan sehari-hari. Etika berarti moral sedangkan etiket berarti sopan santun.

Jadi kata “etika” merupakan suatu profesi jelas harus dimiliki setiap pekerja profesional yang akan diperoleh melalui sebuah proses yaitu pendidikan maupun pelatihan yang khusus, dan disamping itu pula ada unsur semangat pengabdian didalam melaksanakan suatu kegiatan kerja. Etika Profesi adalah berhubungan dengan bidang pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sangatlah perlu untuk menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau objek). Dengan kata lain orientasi utama profesi adalah untuk kepentingan masyarakat dengan menggunakan keahlian yang dimiliki. Akan tetapi tanpa disertai suatu kesadaran diri yang tinggi, profesi dapat dengan mudahnya disalahgunakan oleh seseorang seperti pada penyalahgunaan profesi seseorang dibidang komputer misalnya pada kasus kejahatan komputer yang berhasil mengcopy program komersial untuk diperjualbelikan lagi tanpa ijin dari hak pencipta atas program yang dikomesikan itu. Sehingga perlu pemahaman atas etika profesi dengan memahami kode etik profesi.

Maka dapat ditunjukan bahwa dala perkembangannya suatu teknologi yang terjadi pada kehidupan manusia, memberikan banyak perubahan pada cara berpikir manusia, baik itu di dalam usaha pemecahan masalah, perencanaan maupun juga dalam pengambilan keputusan. Perubahan yang terjadi pada cara berpikir manusia sebagai salah satu akibat adanya perkembangan teknologi tersebut, sedikit banyak akan berpengaruh terhadap pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma-norma dalam kehidupannya.

Apabila digunakan dengan sebaik-baiknya maka apapun media teknologinya maka akan menghasilkan suatu yang bermanfaat, dan apabila digunakan dengan sebaliknya maka hasilnya akan merugikan seseorang, jadi tergantung dari niat seseorang pengguna teknologi itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar